Wednesday, May 21, 2008

Speed Racer Live Action


SPEED RACER adalah nama orang. Bisa dibayangkan, dengan nama seperti itu, tentu keluarga tempat dia dibesarkan adalah penggila balap. Balap mobil, tepatnya. Speed (Emile Hirsch) punya kakak yang juga pembalap, Rex Racer (Scott Porter). Namun, saat Speed masih anak-anak, Rex dikabarkan meninggal dalam sebuah balapan.

Beranjak dewasa, Speed ingin mengejar jejak sang almarhum kakak dengan menjadi pembalap. Kehebatannya menarik perhatian Royalton Industries, perusahaan milik miliarder Royalton (Rogger Allam).

Namun, Speed tak merasa perusahaan itu merupakan tempat tepat baginya. Dia memutuskan menolak tawaran perusahaan raksasa tersebut. Speed memilih tetap menjadi pembalap yang hanya disponsori usaha milik keluarganya, Racer Motors.

Sakit hati dengan sikap Speed, Royalton menyusun rencana jahat. Dia berusaha mati-matian membuat Speed tak bisa jadi pembalap ternama.

Dalam usahanya mencapai karir, Speed bertemu pembalap asal Asia, Taejo Togokhan (Rain) dan pembalap misterius Racer-X (Matthew Fox). Bertiga, mereka berniat mengalahkan pembalap-pembalap Royalton di Casa Cristo. Jauh di dalam hati Speed, setelah memenangi Casa Cristo, dia bisa mendapat undangan menjajal Grand Prix World Racing League.

Speed Racer adalah film adaptasi dari anime 1960-an berjudul Mach GoGoGo (dalam anime versi Inggris dinamai Speed Racer). Film itu pun tampak sangat ingin menyatukan dunia kartun dan kehidupan nyata. Karena itu, tone dalam Speed Racer penuh warna-warni permen yang ceria.

Karena tone warna tersebut, menyaksikan Speed Racer bakal mengingatkan pada Charlie and the Chocolate Factory. Apalagi, saat Speed diajak berkeliling ke pabrik Royalton Industries. Royalton tampak seperti Willy Wonka yang sedang memamerkan kinerja pabriknya.

Tapi, di sini tidak akan ada Oompa Lompa yang bernyanyi-nyanyi. Speed Racer punya sejumlah intrik menarik ketimbang menampilkan goyangan-goyangan antik.

Sentuhan Andy dan Laary Wachowski dalam film tersebut cukup membuat Speed Racer tampak beda. Bila film animasi lain berlomba-lomba membuat gambarnya tampak nyata, Speed Racer justru ingin membuat tokohnya yang berwujud manusia terlihat seperti kartun.

"Ini adalah film paling berwarna yang pernah dibuat. Paduan penggunaan kamera digital dan permainan warna yang cantik membuat Speed Racer jadi sempurna," kata Wachowski bersaudara yang juga menggarap sekuel The Matrix dan V for Vendetta. (hil/bs/azz)


Pemain:
Emile Hirsch, Scott Porter, Rain, Christina Ricci, John Goodman
Sutradara:
Andy Wachowski dan Larry Wachowski
Penulis
Andy Wachowski, Larry Wachowski
Produser
Joel Silver, Grant Hill, Andy Wachowski, Larry Wachowski
Produksi
Warner Bros Pictures
Rilis
9 Mei 2008

Gambar Official Perdana Dragon Ball The Movie





Rasa penasaran fans terbayar sudah. Pekan lalu, dalam edisi 24, Weekly Young Jump memuat gambar official Jason Chatwin sebagai Son Goku sang tokoh utama dalam Dragon Ball The Movie. Weekly Young Jump akan mengulas habis-habisan mengenai film besutan James Wong ini dalam edisi musim panas mendatang, lengkap dengan liputan on-location.

Film yang diadaptasi dari manga karya Toriyama Akira ini akan diputar perdana di Jepang pada Maret 2009. Sedangkan di negara pembuatnya, Amerika Serikat, Dragon Ball The Movie baru debut 3 April.

Sejumlah bintang muda mengisi tokoh yang dikenal para otaku sejak 1984. Emmy Rossum sebagai Bulma si cewek peneliti. James Marsters memerankan Piccolo. Cewek yang kelak dinikahi Goku, Chichi, diperankan Jamie Chung. Joon Park, aktor asal Korea, mendapatkan peran Yamcha. Tamura Eriko sebagai Mai dan Randall Duk Kim sebagai Kakek Gohan. Chow Yun-Fat, aktor Asia yang kini mereguk sukses di negara Paman Sam, kebagian peran sebagai Master Roshi

Den Ou VS Kiva The Movie




Seperti para pendahulunya, Kiva pun berkesempatan tampil di layar lebar. Bila umumnya versi movie dirilis pada Agustus, debut Kiva lebih awal. Mulai 12 April lalu, aksi Kiva bisa dinikmati dalam Kamen Rider Den-O & Kiva: Climax Deka. Nogami Ryoutarou (diperankan Satou Takeru) dan para Imajin-nya, Momotaros, Urataros, Kintaros, dan Ryuutaros berperan sebagai detektif yang membantu pihak kepolisian. Ceritanya, para Imajin jahat berkolaborasi dengan klan Fangire untuk membuat kekacauan di bumi. Untuk itu, Den-O harus turun tangan.

Kekuatan Den-O nggak cukup untuk memberantas semua Imajin dan Fangire. Oleh sebab itu, Sakurai Yuuto (Nakamura Yuichi) sang Kamen Rider Zeronos turun tangan membantunya. Kurenai Wataru (Seto Kouji) yang punya urusan dengan Fangire pun nggak tinggal diam. Ketiga Rider ini menyatukan kekuatan demi melindungi umat manusia.

Movie Kiva sendiri baru dirilis 9 Agustus mendatang dengan titel Kamen Rider Kiva: Makaijou no Ou (Kamen Rider Kiva: The King of Hell Castle). Dalam film ini, Kiva akan bertemu Rider baru, Arc.

The 8th Millenium Rider




Umat manusia terancam punah dengan kedatangan klan Fangire. Klan monster vampir ini mengisap Life Energy manusia yang merupakan sumber kehidupannya. Incarannya nggak hanya manusia. Bahkan klan sesama monster pun dilahapnya.

Untuk menyelamatkan umat manusia, keberadaan pahlawan dibutuhkan. Dalam hal ini, sang pahlawan adalah Kurenai Wataru. Melihat sosoknya yang nggak meyakinkan, siapa pun pasti ragu dia bisa menghadapi Fangire yang bengis. Tapi jangan salah. Bila sudah meneriakkan "Kivat!", semua kesan minor itu akan menguap.

Ya, Wataru adalah wujud manusia dari Kiva, Rider berimej vampir yang memiliki kekuatan untuk melawan Fangire. Bersama para supporter-nya, Kiva menangkap para Fangire dan menyimpan jiwanya dalam Castle Doran.

Keberadaan Kiva mengganggu Nago Keisuke, seorang Bounty Hunter. Dia menganggap Kiva jauh lebih berbahaya dibandingkan Fangire. Makanya, Keisuke bertekad melenyapkan Kiva. Dengan IXA Kibuckle-nya, Keisuke berubah menjadi IXA, Rider yang dikembangkan oleh Aozora Organization, dan kerap menantang Kiva. Berbeda dengan Kiva, IXA melenyapkan jiwa Fangire tanpa belas kasihan.

Akankah ras manusia lenyap karena Fangire? Bagaimana Wataru mendapatkan kekuatan Kiva? Mengapa Keisuke begitu membenci Kiva?

Sejak sebelum tayang di TV Asahi, Kamen Rider Kiva sudah menyita perhatian fans. Konsepnya yang agak berbeda dengan serial Kamen Rider sebelumnya jadi bahan perbincangan di forum-forum penggemar tokusatsu. Kiva mengadopsi imej vampir sebagai wujudnya. Imej ini semakin kuat dengan adanya kastil bergaya klasik.

Dibandingkan pendahulunya, Den-O, yang mengundang cibiran penggemar tokusatsu, nasib Kiva lebih baik. Desain Fangire dibuat cukup menarik. Begitu pula kostum Kiva yang terlihat garang. Efek spesial yang digunakan pun terlihat jauh lebih niat dibandingkan Den-O.

Gaya penceritaan yang mengambil dua timeline merupakan salah satu daya tarik Kiva. Cerita dibagi dalam dua era, yaitu era Otoya (1986) dan Wataru (2008). Maju mundur alur nggak sampai membingungkan penonton karena dibesut dengan apik. Melalui dua cerita yang awalnya terlihat berdiri sendiri ini, benang merah cerita perlahan mulai tampak. Misteri yang muncul di masa lalu diungkap di masa depan. Begitu pula sebaliknya.

Nggak bisa dipungkiri, beberapa tahun terakhir serial Kamen Rider memasang aktor muda berwajah cantik sebagai pemeran hero. Tujuannya, tentu saja untuk menarik penonton cewek. Tren ini mulai terlihat sejak Kuuga.

Lihat saja deretan bisshie (cowok cantik, Red.) yang mengisi line-up beberapa tahun terakhir. Ada Handa Kento (Inui Takumi dalam 555), Kashuu Toshiki (Tsugami Souichi dalam Agito), Tsubaki Takayuki (Kenzaki Kazuma dalam Blade) Mizushima Hiro (Tendou Souji dalam Kabuto), Satou Takeru (Nogami Ryoutarou dalam Den-O), Nakamura Yuichi (Sakurai Yuuto dalam Den-O), dan kini Seto Kouji, member D-BOYS. Meski secara fisik kurang cocok jadi hero, toh akting mereka cukup meyakinkan.

Thursday, May 8, 2008

Zettai Kareshi

Bagaimana bila kamu mendapatkan cowok yang sesuai dengan idamanmu? Cakep, pintar, jago masak, sabar, dan mau mengerti kelebihan dan kekuranganmu? Cewek pada umumnya sih bahagia. Tapi, lain halnya dengan Izawa Riiko (Aibu Saki).

Alih-alih bersyukur mendapatkan prince charming yang selalu diimpikannya, Riiko malah pusing tujuh keliling. Malah, dia jadi punya utang 100 juta yen. Lho?

Cerita bermula dari keluh kesah Riiko pada sahabatnya, Itou Mika (Ueno Natsuhi). Sepanjang hidupnya, Riiko selalu sial dalam urusan percintaan. Semua cowok yang ditembak Riiko selalu menolak pacaran dengannya. Riiko jadi hilang rasa percaya diri. Padahal, sebenarnya wajah pegawai perusahaan pembuat roti ini nggak jelek.

Dalam keadaan putus asa, Riiko bertemu Namikiri Gaku (Sasaki Kuranosuke). Salesman perusahaan Kronos Heaven ini mendengar keinginan Riiko untuk punya pacar. Dia meminta Riiko mendeskripsikan tipe cowok yang diidamkannya. Tanpa curiga, Riiko menuliskan kriteria pacar yang diinginkannya.

Hari berikutnya, Riiko menerima paket dari Gaku. Isinya, cowok bugil! Cowok itu adalah Nightly seri 01 (Hayami Mokomichi), robot keluaran Kronos Heaven. Dialah "pacar" yang disiapkan Kronos Heaven untuk Riiko.

Menurut Gaku, Riiko boleh mencoba Nightly selama lima hari secara gratis. Tapi karena kesalahpahaman, Riiko terpaksa membeli Nightly dengan harga 100 juta yen. Jumlah fantastis ini sepadan dengan banyaknya kriteria yang dimasukkan Riiko untuk membentuk kepribadian Nightly.

Hidup Riiko yang gersang kini berbalik penuh cinta. Nightly yang kemudian diberi nama baru oleh Riiko, Tenjou Night, menyayangi "pacar"-nya sepenuh hati. Perhatian Night yang berlebihan sering membuat Riiko kelabakan. Soalnya, fakta bahwa Night adalah robot harus dirahasiakan.

Masalah makin kompleks karena Asamoto Soushi (Mizushima Hiro), putra kedua pemilik perusahaan pembuat roti tempat Riiko bekerja menaruh hati pada cewek naif itu. Nah, siapa yang akan menjadi pelabuhan hati Riiko? Night si robot kekasih atau Soushi?

Penggemar setia Watase Yuu pasti familiar dengan cerita ini. Yup, karena dorama yang ditayangkan Fuji TV mulai 15 April 2008 ini merupakan versi adaptasi dari Zettai Kareshi (Zekkare).

Saat berita pembuatan versi live action ini beredar, banyak fans mempertanyakan hasilnya. Pasalnya, Zekkare mengandung banyak adegan ecchi antara Riiko dan Night. Setelah tayang, pertanyaan itu terjawab sudah. Adegan ecchi ditekan seminim mungkin. Setidaknya hingga tulisan ini diturunkan. Adegan nudity hanya ada di bagian awal, saat Night baru diaktifkan.

Nggak bisa dipungkiri, perbedaan setting cerita membuat Zekkare versi dorama terasa lebih mature. Dalam kisah aslinya, Riiko digambarkan sebagai pelajar kelas 1 SMU. Sedangkan di dorama, Riiko adalah pegawai di perusahaan pembuat roti. Soushi yang aslinya sahabat masa kecil Riiko yang tinggal di kamar sebelah diubah menjadi putra pemilik perusahaan tempat Riiko bekerja.

Aktor dan aktris pendukung yang berwajah rupawan merupakan salah satu daya tarik utama Zekkare. Sayangnya, Hayami kurang bisa membangun chemistry dengan lawan mainnya, Aibu. Akibatnya, adegan yang melibatkan mereka jadi terasa agak garing.

Takeshi Obata @ France




Popularitas Death Note belum kunjung surut meski serialnya sudah lama berakhir. Di Prancis, serial cerdas ini sukses mendongkrak angka penjualan Kana, penerbit Prancis yang memegang lisensi Death Note. Pekan lalu, Kana memberi kabar bahwa Obata Takeshi akan berkunjung ke negeri asal Zinedine Zidane tersebut. Partner Ooba Tsugumi dalam pengerjaan Death Note itu akan menghadiri ajang Japan Expo yang dihelat di Paris pada 3-6 Juli mendatang.

Band rock yang baru saja berkumpul kembali setelah vakum bertahun-tahun, X Japan, juga akan hadir dalam Japan Expo. Hal ini mereka umumkan secara resmi bulan lalu. Mereka akan menggelar konser di Paris pada 5 Juli.

20th century boys live action


Film Pertama Tayang Agustus
Seperti yang pernah beritakan tahun lalu, 20th Century Boys diadaptasi menjadi movie live action. Karya Urasawa Naoki yang terpilih sebagai manga terbaik dalam ajang 6th Media Arts Festival Award for Excellence ini dibuat sebagai trilogi. Bagian pertamanya akan diputar mulai 30 Agustus 2008.

Buat yang nggak sabar menantikan filmnya, cek saja situs resmi 20th. Di sana, ada trailer singkat yang bisa diakses secara streaming. Trailer tersebut menunjukkan keberadaan Book of Propechy yang ditulis Endou Kenji dkk. Buku inilah yang menjadi awal dari segala bencana di muka bumi pasca pergantian milenium.

Selain memberi hint adegan dalam 20th, trailer itu juga mengungkap staf dan artis yang terlibat. Nama Tsutsumi Yukihiko (Trick, Ikebukuro West Gate Park) muncul sebagai sutradara. Aktor kawakan Karasawa Toshiaki (Casshern) didaulat memerankan Kenji sang tokoh utama. Toyokawa Etsushi yang dikenal lewat Hula Girls dan Bengoshi no Kuzu mendampingi Karasawa sebagai Ochiai Chouji alias Occho. Sedangkan aktris yang kebagian peran Setoguchi Yukiji adalah Tokiwa Takako (Brave Story).